KLATEN – Ribuan umat Buddha mengikuti rangkaian Ritual Waisak 2570 Buddha Era (BE) Tahun 2026 yang diselenggarakan Yayasan Dharmasagara di kawasan Candi Plaosan dan Candi Sewu, Kabupaten Klaten. Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, Polres Klaten melaksanakan pengamanan serta pengawalan secara menyeluruh selama pelaksanaan ibadah, Minggu (31/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari tersebut diikuti sekitar 5.000 jemaah dari berbagai daerah. Pengamanan dipimpin langsung Kapolres Klaten AKBP Moh. Faruk Rozi dengan melibatkan personel di sejumlah titik strategis, baik di kawasan Candi Plaosan maupun Candi Sewu.
Rangkaian ritual berlangsung khidmat dan tertib. Selain mengatur arus kedatangan dan kepulangan jemaah, petugas juga melakukan pengamanan di area kegiatan guna memastikan seluruh peserta dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan aman.
Kasihumas Polres Klaten AKP Suwoto mengatakan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan kegiatan keagamaan.
“Polres Klaten melaksanakan pengamanan dan pengawalan secara maksimal selama pelaksanaan Ritual Waisak 2570 BE Tahun 2026 Yayasan Dharmasagara. Berkat kerja sama seluruh pihak, kegiatan dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif hingga selesai.” Kasihumas Polres Klaten AKP Suwoto.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tidak terlepas dari sinergi antara panitia, aparat keamanan, serta para jemaah yang mematuhi seluruh ketentuan selama berlangsungnya acara.
“Partisipasi seluruh pihak dalam menjaga ketertiban menjadi faktor penting sehingga rangkaian ibadah yang diikuti sekitar 5.000 jemaah dapat berjalan lancar. Situasi selama kegiatan terpantau aman dan tidak terdapat gangguan yang menonjol.” Kasihumas Polres Klaten AKP Suwoto.
Polres Klaten memastikan seluruh tahapan pengamanan dan pengawalan berlangsung sesuai rencana. Hingga kegiatan berakhir, situasi di kawasan Candi Plaosan dan Candi Sewu tetap aman, lancar, serta kondusif, mencerminkan terjaganya toleransi dan kerukunan dalam pelaksanaan perayaan keagamaan di Kabupaten Klaten.



